Rabu, 03 Desember 2008

CHARLES de GAULLE

"Gaullisme" adalah suatu aliran politik yang sangat populer bagi kita, terutama yang suka membaca para "orang" pejuang yang paling berpengaruh di dunia. Tahukah anda, gaullisme adalah ideologi politik Perancis yang didasari pada pemikiran dan tindakan Charles de Gaulle. Chareles de Gaulle adalah tokoh revolusioner Perancis yang lahir di Lile, Perancis pada tanggal 22 November 1890 ditengah keluarga yang patriotik dan ketat menjalan agama katolik. Ia adalah seorang pejuang kemerdekaan Perancis pada abad XIX. Awal karir perjuangannya dimulai ketika ia mengikuti sekolah militer di tahun 1910 dan bergabung ke sebuah resimen infantri setelah tiga tahun masa pendidikan militernya yakni pada 1913. Charles de Gaulle adalah seorang pembaca buku sejarah yang amat rajin dan hal itu terus ia lakukan sampai ia menjadi seorang tentara bagi negaranya.

Karena ketertarikannya membaca buku sejarah ia pun banyak mendapatkan ilmu kepemimpinan dan perjuangan dari sana, dan hal itulah yang membuatnya menjadi seorang yang penuh dengan ambisiutas ingin selalu menjadi pemimpin. Ketika dia pun di militer, ia tak jarang memberikan perlawanan-perlawanan yang kontroversial dengan atasannya sehingga sangat sering sekali pangkatnya di militer menjadi terancam dan terkadang harus rela menanggung penundaan kenaikan pangkat, bahkan status kemiliterannya pernah terancam dihapuskan karena ulah keinginan menjadi pemimpin.

Selama perang dunia I, de Gaulle bertugas sebagai letnan yang tak jarang terluka akibat ikut langsung dalam perjuangan peperangan, bahkan ia pun pernah ditawan oleh musuhnya di Verdun. Walaupun ia begitu populer dikalangan masyarakat dunia, tapi sebenarnya popularitasnya itu pernah memudar ketika ia menerbitkan buku yang ia tulis dengan judul The Army of Future yang terbit pada tahun 1934. Sejak awal, ia sangat dikenal sebagai orang yang sangat memiliki komitmen tinggi, pantang baginya menarik kembali ucapan kata-kata yang sudah pernah ia lontarkan, bahkan ketika berhenti merokok pun itu hanya karena uacapannya semata doang kepada teman-temannya, padahal dulunya ia dikenal sebagai perokok berat. Kata-kata yang membuat ia berhasil berhenti merokok adalah "...saya berhasil berhenti merokok karena saya memberitahukan kepada semua orang bahwa saya tidak merokok lagi..."

De Gaulle berhasil mewujudkan cita-cita sebagai penguasa pada tahun 1945 yakni setelah ia bisa meyakinkan rakyat Perancis dan terpilih menjadi kepala pemerintahan, lalu pada 1958, 1965 dan 1968 ia menjadi presiden Perancis. Selain diktator, selama masa kepemimpinannya de Gaulle sangat dikenal orang-orang ia adalah orang yang sangat memegang perkataannya sendiri, ia tak pernah bisa diajak berunding terlebih untuk kepentingan bangsa dan negara yang ia cintai, Perancis.

Charles de Gaulle pada tanggal 28 April 1969 mengundurkan dari kursi presiden Perancis setelah gagal meraih mayoritas dalam sebuah referendum pada reformasi Senat Perancis. Ia wafat pada tanggal 9 November 1970 di Clombey les Deux Eglises, Perancis.

(sakti/red)

Tidak ada komentar: